Written By Chotot Dudulzz on Sunday, April 4, 2010 | 11:01 PM


BEIJING - Imbas panjang hengkangnya mesin pencari Google dari China ke Hong Kong masih dirasakan perusahaan tersebut di negara itu. Kini, banyak produsen ponsel yang menutup pintunya terhadap Google.

Para produsen handset tersebut berencana meninggalkan Google. Padahal, China memiliki pasar mobile terbesar di dunia dengan lebih dari 750 juta pengguna. Tentu saja ini merupakan kabar buruk bagi Google yang teguh pendiriannya untuk menolak sensor ketat di negara Tirai Bambu tersebut.

Malahan pada Senin lalu, Google mengatakan layanannya untuk di ponsel mengalami pemblokiran di sebagian wilayah China daratan.

"Jika Google.com.hk tidak stabil atau bahkan ditutup, sebuah pilihan logis bagi para produsen ponsel tersebut untuk tidak bekerjasama lagi dengan Google,” terang analsis Mirae Asset Securities Eric Wen, seperti yang dikutip Xinhua, Sabtu (3/4/2010).

"Entah bermaksud balas dendam atau tidak, sudah pasti perusahaan yang dimiliki pemerintahan China akan meninggalkan Google, sedangkan perusahaan swastanya pasti akan mengalami dilematis yang besar," tambahnya.

Menurut laporan, China Mobile operator ponsel menjadi operator nomor satu dengan jumlah pengguna 533 juta pada akhir Februari menggunakan mesin pencari Google di halaman utama internet mobilenya. Sementara China Unicom yang berada di urutan kedua dengan jumlah pengguna 151 juta.

Tentunya menjadi kerugian besar bagi Google bila pada akhirnya harus menutup unit bisnisnya yang lain di China. Terlebih saat ini, sistem operasi Android mereka tengah menjadi sistem operasi terpopular yang bisa menambah pundi pemasukan mereka, selain mesin pencari versi mobile.

sumber: okezone.com

Related Post